Rabu, 20 Februari 2013

to: oniichan

to: oniichan
hanya bisa mengikuti mu dari jauh... memandang sekilas bahwa kamu tak menoleh lagi kebelakang, dimana ada aku disana... walau begitu senyum ini masih menegmbang untukmu.... mukaku yang berpaling hanya lah sebuah kepura2 an karena ingin kamu menganggapku.... aku hanya bisa melihat walau tak bisa memiliki. its okay.... asal kau tak perggi menjauh dan masih menjadi bagian dari hidupku yang indah....

by: violet...

.

Sabtu, 15 Desember 2012

semangat!!!!

hidup ini terlalu membosankan tanpa hal-hal bermanfaat yang dapat kita lakukan...

Selasa, 23 Oktober 2012

lara hati

lara hati...
bukan tentang lagu laluna yang patah hati dengan kekasihnya, namun rasa hatiku yang rsanya menyesakkan dada.
huft rasanya menyakitkan, kalaupun mau menangis aku takkan bisa menangis di depan orang2 ini, pasti pertanyaan demi pertanyaan akan menyerbuku.. ada ap??
tidak mau.....

Rabu, 05 September 2012

waktu... 5 sept 2012

kurasakan waktu semakin berlalu,meninggalkan kenangan yang tak mungkin mampu tuk kulupakan..

Selasa, 29 Mei 2012

tulisan dari maz obin... robin ahmad kurenai

8 Pesan Terbaik Di film Anime:
Setiap hal buruk, pasti punya hal yang baik.. Saya tumbuh di lingkungan keluarga Anti-Anime.. Kenapa ya orang-orang dewasa bilang bahwa anime menyesatkan umat..? Anime hanya untuk tontonan untuk anak kecil..? Dan juga ada yang bilang kalau anime itu memancing hal hal berbau 'prevert''. Padahal kalau bisa mengendalikan diri kan gak bakal terjadi hal-hal yang begituan..

1. Mengajarkan untuk makan sehat
Rata-rata tokoh anime, suka makan banyak hal ini dimaksudkan untuk mendidik generasi muda agar mau makan secara sehat. Kebanyakkan zaman sekarangkan anak-anak males tu makan sayur-sayuran atau buah-buahan. Yang remajanya juga kadang-kadang mau ngemil doang.
Quote:
Pada dasarnya yang mengidolakan akan mau mengikuti kebiasaan yang di idolakannya. Kalau tokoh utama makan banyak secara sehat, [mudah-mudahan] yang mengidolakan juga mau mengikuti kebiasaaan makan secara sehat.

2. Pentingnya Berlatih Keras
Quote:
Berlatih keras untuk meraih cita-cita. Makan itu bermaksud untuk mendapatkan tenaga. Dan tenaga dimaksudkan untuk berusaha, bekerja, berlatih, dan lain sebagainya. Untuk meraih cita-cita, tidak hanya dibutuhkan doa, tapi juga usaha yang gigih. Di setiap anime, tokoh anime pada umumnya harus berusaha keras untuk mencapai seperti apa yang diharapkannya. Mereka selalu gagal, tapi mereka mencoba untuk bangkit kembali. Semangat seperti inilah yang harus ditiru.

3.Menjadi Inspirasi Bagi Setiap Orang
Quote:
Fans anime selalu merasa terinspirasi (mendapatkan ide) ketika menonton anime atau membaca ‘Manga’ (sebutan untuk komik jepang). Entah itu “Fashion Style” atau “watak-watak khusus anime”, sedikit banyak akan ditiru oleh fans-nya.
*Fashion Style:
Di anime apapun, kostum yang mereka gunakan keren-keren semua. Ujung-ujungnya muncullah “Cosplay” (Sebutan untuk orang yang berpenampilan bagaikan anime). Dan bahkan berbagai aksesoris di anime dijual. Merasa bangga sekali jika kita bisa memakainya. Selain cosplay, penampilan sehari-hari tak lepas dari fashion anime. Entah itu berpenampilan menyerupai anime atau hanya sekedar menggunakan baju yang bermotif anime/mengandung unsur-unsur anime atau menggunakan aksesoris anime.
Quote:
*Watak-watak Khusus anime
Salah seorang teman saya sangat menyukai Plue. Kebiasaan plue adalah, dia sangat menyukai lolipop. Merasa belum sempurna hanya dengan nge-fans, akhirnya kebiasaaan Plue itu pun diturutinya, yaitu suka mengkonsumsi lolipop. Dan masih banyak contoh lainnya kalau anda mau memperhatikan sekeliling anda [itupun kalau anda berada di komunitas anime]..
Quote:
Secara jujur, saya juga mendapat inspirasi untuk bahan postingan blog dari menonton anime atau mendengar lagu anime. Selain itu, saya juga ingin menjadi Yagami Light ataupun Shinichi Kudo. Seorang siswa yang amat jenius. Karena desakan hasrat untuk menjadi seperti karakter di anime, akhirnya sekarang saya rajin belajar. Moga-moga aza bisa pintar mirip Yagami. Saya yakin kamu juga pasti punya pendapat lain tentang arti dari “Menjadi Inspirasi Bagi Setiap Orang”. Apakah anime menberikan inspirasi kepada anda? Inspirasi apa yang anda dapatkan?

4. Mengajarkan Arti Kehidupan Yang Sesungguhnya
Quote:
Babak-babak yang paling kutunggu saat nonton anime adalah ketika kata-kata mutiara melesat keluar dari kedua bibirnya [Rocket Kali .. ]. Anime tidak hanya sebagai hiburan belaka, tapi juga mengajarkan arti kehidupan yang sesungguhnya.

5. Secara Tak Langsung Memberikan Pesan Moral
Quote:
Salah satu dampak positif dari dari nonton anime adalah Selain menghibur, kita juga dapat pesan moral. Coba bandingkan dengan sinetron Indonesia. Udah bikin kesal, eh yang ada mah pesan moral yang jelek. Masa’ sih karakter utamanya lemah?(khusus sinetron yang ceritanya ada pesta ‘tangis-menangis’).
Quote:
Trus klo gak ada karakter yang tugasnya ngerebut harta warisan, rasanya ada yang kurang. Owh produser dan sutradara yang di Indonesia {merintih memohon}, kapan mau maju klo dari jaman dulu until now ceritanya itu-itu aja [Ha~h, lega diriku setelah ngomel-ngomel].

6. Mengajarkan kekuatan sebuah impian, harapan, keinginan
Quote:
Kebanyakkan orang takut bermimpi. Contohnya, setiap dia punya impian(ingin punya apa, pergi ke mana, denga siapa) dia perlahan menguburnya dalam-dalam. Menyalahkan keadaan, umur, ini-itulah. Gimana mau menggapai mimpi yang digantung di langit kalau naik pesawat aja takut [artinya: klo membayangkan impian aja takut (artinya yakin bahwa tidak akan tercapai), gimana mau mencapai impian?]
Hal yang paling aku suka ketika menonton anime adalah (selain Opening dan Endingnya), saat seorang karakter di anime mengucapkan impiannya, dia akan menyatakannya dengan bangga. Meskipun kadang ada orang yang medukungnya atau menertawakannya. “Aku ingin punya semangat kuat seperti di anime”.

7. Mengajarkan arti dari persahabatan
Quote:
Kita tidak bisa hidup sendiri, kita memerlukan seseorang yang bisa dipercaya. Seseorang yang akan berbagi kebahagiaan, menghilangkan kesedihan, mendukung ketika kita lemah, menceritakan hal-hal jenaka yang membuat kita tertawa, berbagi sekeping roti, mendengarkan masalah kita, dan di setiap anime arti dari persahabatan itu bermacam-macam. Tergantung setiap individu yang menilai anime itu seperti tujuannya apa. Apakah hanya untuk hiburan belaka, atau sekedar … ntah lah aku juga bingung “

8. Menyadari indahnya perbedaan
Quote:
Tak perlu dipungkiri, keunikkan dan betapa kerennya anime disebabkan oleh beragamnya warna-warna rambut, penampilan yang unik, watak yang berbeda, dan lain-lain. Tapi sebenarnya, bukan itu yang mau kita bahas. Setiap manusia memiliki kisah hidup yang berbeda, begitu pula anime. Ada anime yang bertemakan Horror, School Days, Sports, Action, Fantasy, Lifestyle, Romance, dll. Dalam kehidupan kita bertemu banyak orang yang sikapnya angkuh, sombong, dermawan, humoris, dll. Begitu Pula anime. Dengan adanya perbedaan itu para mangaka (Pengarang Manga) ingin menyampaikan satu hal: “Jika hidup ini tidak ada yang berbeda, maka segalanya akan tampak mebosankan. Cerita hidup yang berbeda, akan indah sekali jika disampaikan dan dikemas dengan sesuatu yang fresh..

#robin_kurenai,,,kaka tingkat q di unnes...

tugas hygiene dan sanitasi dedline tgl 1 juni 2012


HUBUNGAN KEBERSIHAN ADALAH SEBAGIAN DARIPADA IMAN DENGAN HYGIENE DAN SANITASI.

A.  Definisi.
1.      Definisi Higiene
Kata Higiene berasal dari Bahasa Yunani "hygieine" (artinya healthfull = sehat), seorang nama dewi kesehatan Yunani (Hygieia).
Beberapa definisi Higiene adalah:
Higiene adalah seluruh kondisi atau tindakan untuk meningkatkan kesehatan (a condition or practice which promotes good health). Higiene adalah tindakan-tindakan pemeliharaan kesehatan (the maintanance of healthfull practices). Higiene adalah ilmu yang berkaitan dengan pencegahan penyakit dan pemeliharaan kesehatan (the sciene concerned with the prevention of illness and maintanance of health).
Pengertian higiene saat ini terkait teknologi mengacu kepada kebersihan (cleanliness). Higiene juga mencakup usaha perawatan kesehatan diri (higiene personal), yang mencakup juga perlindungan kesehatan akibat pekerjaan.
2.      Definisi Sanitasi
Sanitasi adalah usaha pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit tersebut.
Terkait makanan, sanitasi didefinisikan sebagai penerapan atau pemeliharaan kondisi yang mampu mencegah terjadinya pencemaran (kontaminasi) makanan atau terjadinya penyakit yang disebabkan oleh makanan (foodborne illness atau foodborne disease).
Jadi dalam hal ini sanitasi ditujukan kepada lingkungannya, sedangkan hygiene ditujukan kepada orangnya.
Sanitasi : Usaha kesehatan prevenif yang menitikberatkan kegiatan kepada usaha kesehatan lingkungan hidup manusia.
Hygiene : Usaha kesehatan preventif yang menitikberatkan kegiatannya kepada usaha kesehatan individu, maupun usaha kesehatan pribadi hidup manusia.
B.   Kebersihan adalah sebagian daripada iman.
Kebersihan adalah penampilan fisik jasmani, sementara iman adalah tertanam dalam hati sebagaimana hadis Rasulullah saw :

“ Iman, adalah keyakinan yang tertanam dalam hati, dan dibuktikan dengan perilaku nyata”.

Sehingga kebersihan adalah perwujudan nyata dari sekian perwujudan iman. Dan kebersihan adalah duta sekaligus juru bicara iman.
“Kebersihan adalah sebagian dari (cabang) keimanan.” (H.R Muslim no: 223)
Yang dikehendaki dengan keimanan, menurut ath-Thaibi dalam hadits di atas adalah ‘cabang keimanan’. Dari jumlah cabang iman yang begitu banyak, bersuci adalah salah satunya. Pemahaman ath-Thaibi didasarkan pada sebuah hadits yang menaytakan “Keimanan itu berjumlah lebih dari tujuh puluh cabang”. Lebih jelasnya, at-Thaibi menuturkan, kebersihan lahir merupakan tanda akan kebersihan batin. Kondisi yang tampak (lahir) merupakan cerminan dari yang tidak tampak (batin). Jika membersihkan anggota lahir dapat mensucikan dari najis dan hadats, begitu pula kebersihan batin (dengan cara bertaubat) akan dapat menghantarkan pada kekuatan Iman kepada Allah. Karena alas an inilah, Allah merangkai taubat dengan kebersihan dalam Firman-Nya:
C.    إن الله يحب التوابين ويحب المتطهرين (البقرة: 222)
“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dang menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (Q.S Al-Baqarah: 222)
Al-Ghazali memaparkan empat tingkatan dalam kebersihan.
·      Yang pertama adalah kebersihan anggota lahir dari hadats dan kotoran-kotoran. Tingkat pertama ini adalah batas minimal yang harus dimiliki oleh setiap orang yang akan mengerjakan ibadah shalat.
·      Tingkat kedua adalah kebersihan anggota tubuh dari dosa dan kejahatan.
·      Ketiga, kebersihan hati dari akhlak tercela dan sifat-sifat yang dimurkai.
·      keempat, kebersihan sir (hati) dari selai Allah.
        Keempatnya dianggap sama pentingnya dalam ajaran agama Islam. Namun demikian, dalam pandangan al-Ghazali dan para tasawwuf lainnya, tingkat keempat ini merupakan puncak dari berbagai tingkatan kebersihan yang ada di dalam Islam. Kebersihan hati sangatlah penting. Karena dengan hati yang bersih seseorang akan mudah tergerak untuk melakukan kebaikan. Oleh karena itu, kebersihan hati merupakan dasar segala perbuatan baik yang paling harus menjadi prioritas. 
C.      Hubungan antara hygiene dan sanitasi dengan semboyan kebersihan adalah sebagian  daripada iman.
Kebersihan diyakini dalam hai bahwa kebersihan adalah hal yang benar dan dibuktikan lewat perbuatan dengan menjaga kebersihan diri, makanan, maupun lingkungan dan ilmu yang mempelajari kebersihan tersebut adalah ilmu hygiene dan sanitasi.
Maka hubungan antara slogan tersebut dengan hygiene dan sanitasi adalah bahwa kebersihan merupakan factor penting dari iman manusia dan higiene dan sanitasi adalah ilmu yang berisi tentang cara-cara untuk menciptakan dan menjaga kebersihan tersebut. Oelh karenanya keduanya berhubungan timbal balik.



Senin, 28 Mei 2012

senin 28 mei 2012.. in english class with mr.blady idiet

pelajaran kehidupan yang kudapatkan hari ini dari seorang guru yg memberi dan hanya berharap mendapatkan ilmu yang lebih...
"mestinya kita dapat memberikan kontribusi pada kehidupan... karena kitalah orang2 terpiih... tak harus jauh2... membagi ilmu yang kita miliki dengan menulis pun menjadi sebuah kontribusi yang nyata... katanya:....carilah ilmu2 yang berguna u/ xan... tambahlah ilmu2 xan... kuliah jgn hanya datang, absen, dapet nilai.. uda... lalu apa yang xan dpt?.. harusnya kita mampu mendptkan ilmu2 yang berguna.... dimanapun... tak hanya di bangku kuliah ....

intinya berikan kontribusimu....dan carilah ilmu2 yang berguna u/ mu....
for you my teacher... thanks alot... arigatou gozaimasu for everything...

Senin, 12 Maret 2012

hanya untuk berbagi...copy dary facebook....semoga bermanfaat..!

Ikhwan GANTENG, Partner Sejati Akhwat???

oleh Nur Khanifah pada 12 Maret 2012 pukul 10:37 ·
Alangkah indahnya Islam. Kedudukan manusia dinilai dari ketaqwaannya, bukan dari gendernya. Ini adalah strata terbuka sehingga siapa saja berpeluang untuk memasuki strata taqwa.
Ikhwan dan akhwat adalah dua makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala yang berbeda. Ikhwan, sebagaimana ia, memang diciptakan lebih dominan rasionalitasnya karena ia adalah pemimpin bagi kaum hawa. Akhwat, sebagaimana ia, memang diciptakan lebih dominan sensitivitas perasaannya karena ia akan menjadi ibu dari anak-anaknya.
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. 9: 71)
Di lapangan, ikhwan dan akhwat harus menjaga hijab satu sama lain, namun tentu bukan berarti harus memutuskan hubungan, karena dalam da’wah, ikhwan dan akhwat adalah seperti satu bangunan yang kokoh, yang sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain.
Belakangan ini menjadi sebuah fenomena baru di berbagai LDK kampus tentang sedikit ‘konfrontasi’ ikhwan dengan akhwat. Tepatnya, tentang kurang cepat tanggapnya da’wah para ikhwan yang notabene adalah partner da’wah dari akhwat.
Patut menjadi catatan, mengapa ADK akhwat selalu lebih banyak dari ADK ikhwan. Walau belum ada penelitian, tetapi bila melihat data kader, pun data massa dimana jumlah akhwat selalu dua sampai tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan ikhwan, maka dapat diindikasikan bahwa ghirah, militansi dan keagresifan berda’wah akhwat, lebih unggul. Meski memang hidayah itu dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, namun tentu kita tak dapat mengabaikan proses ikhtiar.
Akhwat Militan, Perkasa dan Mandiri? Sejak kapankah adanya istilah Akhwat militan, perkasa dan mandiri ini? Berdasarkan dialog-dialog yang penulis telaah di lapangan, dan di beberapa LDK, ternyata hampir semua akhwat memiliki permasalahan yang sama, yaitu tentang kurang cepat tanggapnya ikhwan dalam menghadapi tribulasi da’wah. Bahkan ada sebuah rohis yang memang secara turun temurun, kader-kader akhwatnya terbiasa mandiri dan militan. Mengapa? Karena sebagian besar ikhwan dianggap kurang bisa diandalkan. Dan ada pula sebuah masjid kampus di Indonesia yang hampir semua agenda da’wahnya digerakkan oleh para akhwat. Entah hilang kemanakah para ikhwan.
Akibat seringnya menghadapi ikhwan semacam ini, yang mungkin karena sangat gemasnya, penulis pernah mendengar doa seorang akhwat, “Ya Allah…, semoga nanti kalau punya suami, jangan yang seperti itu… (tidak cepat tanggap–red),” ujarnya sedih. Nah!
Ikhwan GANTENG
Lantas bagaimanakah seharusnya ikhwan selaku partner da’wah akhwat? Setidaknya ada tujuh point yang patut kita jadikan catatan dan tanamkan dalam kaderisasi pembinaan ADK, yaitu GANTENG (Gesit, Atensi, No reason, Tanggap, Empati, Nahkoda, Gentle). Beberapa kisah tentang ikhwan yang tidak GANTENG, akan dipaparkan pula di bawah ini.

(G) Gesit dalam da’wah
Da’wah selalu berubah dan membutuhkan kegesitan atau gerak cepat dari para aktivisnya. Ada sebuah kisah tentang poin ini. Dua orang akhwat menyampaikan pesan kepada si fulan agar memanggil ikhwan B dari masjid untuk rapat mendesak. Sudah bisa ditebak…, tunggu punya tunggu…, ikhwan B tak kunjung keluar dari masjid. Para akhwat menjadi gemas dan menyampaikan pesan lagi agar si fulan memanggil ikhwan C saja. Mengapa? Karena ikhwan C ini memang dikenal gesit dalam berda’wah. Benar saja, tak sampai 30 detik, ikhwan C segera keluar dari masjid dan menemui para akhwat. Mobilitas yang tinggi.

(A) Atensi pada jundi
Perhatian di sini adalah perhatian ukhuwah secara umum. Contoh kisah bahwa ikhwan kurang dalam atensi adalah ketika ada rombongan ikhwan dan akhwat sedang melakukan perjalanan bersama dengan berjalan kaki. Para ikhwan berjalan di depan dengan tanpa melihat keadaan akhwat sedikitpun, hingga mereka menghilang di tikungan jalan. Para akhwat kelimpungan.., nih ikhwan pada kemana? “Duh.., ikhwan ngga’ liat-liat ke belakang apa ya?” Ternyata para ikhwan berjalan jauh di depan, meninggalkan para akhwat yang sudah kelelahan.

(N) No reason, demi menolong
Kerap kali, para akhwat meminta bantuan ikhwan karena ada hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh akhwat. Tidak banyak beralasan dalam menolong adalah poin ketiga yang harus dimiliki oleh aktivis. Contoh kisah kurangnya sifat menolong adalah saat ada acara buka puasa bersama anak yatim. Panitia sibuk mempersiapkannya. Untuk divisi akhwat, membantu antar departemen dan antar sie adalah hal yang sudah seharusnya dilakukan. Para akhwat ini kemudian meminta tolong seorang ikhwan untuk memasang spanduk. “Afwan ya…, amanah ane di panitia kan cuma mindahin karpet ini…,” jawab sang ikhwan sambil berlalu begitu saja karena menganggap tugas itu bukanlah amanahnya.

(T) Tanggap dengan masalah
Permasalahan da’wah di lapangan semakin kompleks, sehingga membutuhkan aktivis yang tanggap dan bisa membaca situasi. Sebuah kisah, adanya muslimah yang akan murtad akibat kristenisasi di sebuah kampus. Aktivis akhwat yang mengetahui hal ini, menceritakannya pada seorang ikhwan yang ternyata adalah qiyadahnya. Sang ikhwan ini dengan tanggap segera merespon dan menghubungi ikhwan yang lainnya untuk melakukan tindakan pencegahan pemurtadan.
Kisah di atas, tentu contoh ikhwan yang tanggap. Lain halnya dengan kisah ini. Di sebuah perjalanan, para akhwat memiliki hajat untuk mengunjungi sebuah lokasi. Mereka kemudian menyampaikannya kepada ikhwan yang notabene adalah sang qiyadah. Sambil mengangguk-angguk, sang ikhwan menjawab, “Mmmm….” “Lho… terus gimana? Kok cuma “mmmmm”…” tanya para akhwat bingung. Sama sekali tidak ada reaksi dari sang ikhwan. “Aduh… gimana sih….” Para akhwat menjadi senewen.

(E) Empati
Merasakan apa yang dirasakan oleh jundi. Kegelisahan para akhwat ini seringkali tercermin dari wajah, dan lebih jelas lagi adalah dari kata-kata. Maka sebaiknya para ikhwan ini mampu menangkap kegelisahan jundi-jundinya dan segera memberikan solusi.
Contoh kisah tentang kurang empatinya ikhwan adalah dalam sebuah perjalanan luar kota dengan menaiki bis. Saat telah tiba di tempat, ikhwan-akhwat yang berjumlah lima belas orang ini segera turun dari bis. Dan bis itu melaju kembali. Para akhwat sesaat saling berpandangan karena baru menyadari bahwa mereka kekurangan satu personel akhwat, alias, tertinggal di bis! Sontak saja para akhwat ini dengan panik, berlari dan mengejar bis. Tetapi tidak demikian halnya dengan ikhwan, mereka hanya berdiri di tempat dan dengan tenang berkata, “Nanti juga balik lagi akhwatnya.”

(N) Nahkoda yang handal
Laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita. Ia adalah nahkoda kapal. Lantas bagaimanakah bila sang nahkoda tak bergerak? Alkisah, tentang baru terbentuknya kepengurusan rohis. Tunggu punya tunggu…, hari berganti hari, minggu berganti minggu, ternyata para ikhwan yang notanebe adalah para ketua departemen, tak kunjung menghubungi akhwat. Akhirnya, karena sudah “gatal” ingin segera gerak cepat beraksi dalam da’wah, para akhwat berinisiatif untuk “menggedor” ikhwan, menghubungi dan menanyakan kapan akan diadakan rapat rutin koordinasi.
(G) Gentle
Bersikap jantan atau gentle, sudah seharusnya dimiliki oleh kaum Adam, apatah lagi aktivis. Tentu sebagai Jundullah (Tentara Allah) keberaniannya adalah di atas rata-rata manusia pada umumnya. Namun tidak tercermin demikian pada kisah ini. Sebuah kisah perjalanan rihlah. Rombongan ikhwan dan akhwat ada dalam satu bis. Ikhwan di depan dan akhwat di belakang. Beberapa akhwat sudah setengah mengantuk dalam perjalanan. Tiba-tiba bis berhenti dan mengeluarkan asap. Para ikhwan segera berhamburan keluar dari bis. Tinggallah para akhwat di dalam bis yang kelimpungan. “Ada apa nih?” tanya para akhwat. Saat para akhwat menyadari adanya asap, barulah mereka ikut berhamburan keluar. “Kok ikhwan ninggalin gitu aja…” ujar seorang akhwat dengan kecewa.

Penutup
Fenomena ketidak-GANTENG-an ikhwan ini, akan dapat berpengaruh pada kinerja da’wah. Ikhwan dan akhwat adalah partner da’wah yang senantiasa harus saling berkoordinasi. Masing-masing ikhwan dan akhwat memang mempunyai kesibukannya sendiri, namun ikhwan dilebihkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, yaitu sebagai pemimpin. Sehingga wajar saja bila yang dipimpin terkadang mengandalkan dan mengharapkan sang qawwam ini bisa jauh lebih gesit dalam berda’wah (G), perhatian kepada jundinya (A), tidak banyak alasan dalam menolong (N), tanggap dalam masalah (T), empati pada jundi (E), menjadi nahkoda yang handal (N) dan mampu memberikan perlindungan (G). Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Kaum laki-laki adalah pemimpin (qawwam) bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita)..." (QS. An-Nisa':34).
Kita harapkan, semoga semakin banyak lagi ikhwan-ikhwan GANTENG yang menjadi qiyadah sekaligus partner akhwat. Senantiasa berkoordinasi. Ukhuwah di dunia, dan di akhirat. Amiin. []
PS : Ayo kita budidayakan (memangnya ternak???) ikhwan GANTENG ini. Dan pada pembahasan selanjutnya, dapat dikupas tentang akhwat CANTIK. Nah, untuk ini, biarkan ikhwan yang menulis ^ _ ^


oleh Ukhti Rahma pada 20 Februari 2012 pukul 11:07

Jumat, 09 Maret 2012

untukmu agar kau tak pantang menyerah...Mr.B.....

keikhlasan adalah semangat yang baik atas niat kita yang INSYAALLAH mulia.
untuk menjalankannya, terkadang berat, melelahkan bahkan menjemukan.
tapi percayalah...segalanya pasti akan membuahkan hasil yang sepadan dengan kerja keras yang telah kita lakukan..

jangan pantang menyerah dalam menjalani hidup...apapun tantangan nya..yakinlah kamu pasti bisa....

GANBATTE KUSADAI...!!!!!!!!

Kamis, 08 Maret 2012

untuk mu....

maafkan aku....
ku tak bisa lebih dari ini, ak tak ingin menyakitinya..kerena kalian saling mencintai...

Jumat, 11 November 2011

sebuah surat untuk ALLAH SWT

YA ALLAH, YA ROHMAN, YA ROHIM,
mengapa di hidup ini harus ada pilihan ya ALLAH, mengapa harus, pilihan-pilihan itu kau tujukan untuk q?
sedangkan hati ini kau ciptakan dengan memiliki perasaan bimbang, ragu2 dan sering kali sulit tuk memutuskan sesuatu.....
bantu aq, hambaMU yang lemah ini ya RABBI,

hari ini kurasakan sebuah kepedihan, ENGKAU tau aq suka sama karate, aq udah memperjuangkan nya dari dulu, terutama terhadap kedua orangtua q, sudah banyak air mata yang ku tumpahkan untuk karate, namun semuanya belum maksimal untuk q, ENGKAU yang maha tau hati ku,
WAHAI TUHAN sang PENGUASA HATI...
aq ingin ikut ujian itu, ingin sekali!
tapi entah mengapa HATI INI BIMBANG, dan pada akhirnya aq menyerah...kalah...
aq ingin memilih jalan MU YA MAAJID...
ridho MU yang aq butuhkan saat ini.................

Sabtu, 10 September 2011

Cara bermain

Pertandingan karate dibagi atas dua jenis yaitu :

  1. Kumite (perkelahian) putera dan puteri
  2. Kata (jurus) putera dan puteri

Kumite

Kumite dibagi atas kumite perorangan dengan pembagian kelas berdasarkan berat badan dan kumite beregu tanpa pembagian kelas berat badan (khusus untuk putera). Sistem pertandingan yang dipakai adalah reperchance (WUKO) atau babak kesempatan kembali kepada atlet yang pernah dikalahkan oleh sang juara. Pertandingan dilakukan dalam satu babak (2-3 menit bersih) dan 1 babak perpanjangan kalau terjadi seri, kecuali dalam pertandingan beregu tidak ada waktu perpanjangan. Dan jika masih pada babak perpanjangan masih mengalami nilai seri, maka akan diadakan pemilihan karateka yang paling ofensif dan agresif sebagai pemenang.

Kata

Pada pertandingan kata yang diperagakan adalah keindahan gerak dari jurus, baik untuk putera maupun puteri. Sesuai dengan kata pilihan atau kata wajib dalam peraturan pertandingan.

Para peserta harus memperagakan kata wajib. Bila lulus, peserta akan mengikuti babak selanjutnya dimana dia dapat memperagakan kata pilhan.

Pertandingan dibagi menjadi dua jenis: Kata perorangan dan Kata beregu. Kata beregu dilakukan oleh 3 orang. Setelah melakukan peragaan kata, para peserta diharuskan memperagakan aplikasi dari Kata (bunkai). Kata beregu dinilai lebih prestisius karena lebih indah dan lebih susah untuk dilatih.

Menurut standar JKF dan WKF, yang diakui sebagai Kata Wajib adalah hanya 8 Kata yang berasal dari perguruan 4 Besar JKF, yaitu Shotokan, Wado-ryu, Goju-ryu and Shito-ryu, dengan perincian sebagai berikut:

Shotokan : Kankudai dan Jion.

Wado-ryu : Seishan dan Chinto.

Goju-ryu : Saifa dan Seipai.

Shito-ryu: Seienchin dan Bassaidai.

Karateka dari aliran selain 4 besar tidak dilarang untuk ikut pertandingan Kata JKF dan WKF, hanya saja mereka harus memainkan Kata sebagaimana dimainkan oleh perguruan 4 besar diatas.

Luas Lapangan

  • Lantai seluas 8 x 8 meter, beralas papan atau matras di atas panggung dengan ketinggian 1 meter dan ditambah daerah pengaman berukuran 2 meter pada tiap sisi.
  • Arena pertandingan harus rata dan terhindar dari kemungkinan menimbulkan bahaya.

Pada Kumite Shiai yang biasa digunakan oleh FORKI yang mengacu peraturan dari WKF, idealnya adalah menggunakan matras dengan lebar 10 x 10 meter. Matras tersebut dibagi kedalam tiga warna yaitu putih, merah dan biru. Matras yang paling luar adalah batas jogai dimana karate-ka yang sedang bertanding tidak boleh menyentuh batas tersebut atau akan dikenakan pelanggaran. Batas yang kedua lebih dalam dari batas jogai adalah batas peringatan, sehingga karate-ka yang sedang bertanding dapat memprediksi ruang arena dia bertanding. Sisa ruang lingkup matras yang paling dalam dan paling banyak dengan warna putih adalah arena bertanding efektif.

Peralatan Di Dalam Pertandingan Karate

Peralatan yang diperlukan dalam pertandingan Karate

  1. Pakaian Karate (karategi) untuk kontestan
  2. Hand Protector (pelindung tangan)
  3. Shin Guard (pelindung kaki)
  4. Obi (ikat pinggang) untuk kedua kontestan berwarna merah/aka dan biru/ao
  5. Alat-alat lain yang diperbolehkan tapi bukan menjadi keharusan adalah:
  • Gum Shield (di beberapa pertandingan menjadi keharusan)
  • Body Protector untuk kontestan putri
  • Groin Protector untuk kontestan putera

5. Pluit untuk arbitrator/alat tulis 6. Seragam wasit/juri

  • Baju putih
  • Celana abu-abu
  • Dasi merah
  • Sepatu karet hitam tanpa sol

7. Scoring board 8. Administrasi pertandingan 9. Lampu merah, hijau, kuning sebagai tanda waktu pertandingan dengan pencatat waktu (stop watch).

Tambahan: Khusus untuk Kyokushin, pelindung yang dipakai hanyalah groin protector untuk kontestan putra. Sedangkan pelindung yang lain tidak diperkenankan.


Jumat, 14 Januari 2011

to:Alice



kusembunyikan kau dari dunia
kututupi kisah indah kita
semua kulakukan untukmu
karena dunia ku kan menyakitimu
aku terpaksa bungkam
dan kadang menyangkal
tapi percayalah
itu tidak dalam hati ku
ini bukan untuk selamanya
hanya sementara
sampai mereka mau menerima
dan mengerti bahwa
hanya pada mu kutemukan cinta

from:dylan

Kamis, 02 Desember 2010

FOR MY FATHER IN HEAVEN




Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah)

Teringat masa kecilku kau peluk dan kau manja
Indahnya saat itu buatku melambung
Disisimu terngiang hangat napas segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu

Kau inginku menjadi yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu jauhkan godaan
Yang mungkin ku lakukan dalam waktu ku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjak

Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji tak kan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu
Kan ku buktikan ku mampu penuh maumu

Andaikan detik itu kan bergulir kembali
Ku rindukan suasana basuh jiwaku
Membahagiakan aku yang haus akan kasih dan sayangmu
Tuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati

Kamis, 25 November 2010

Kamis, 08 April 2010

aku untukmu


aku adalah bulan yang merindukan matahari
aku adalah rumput yang merindukan embun
aku adalah puisi yang merindukan melodi

aku...adalah cinta yang ingin menyusup kehatimu...
adakah satu kunci..tuk membuka pintu hatimu..
hanya untukku....

Rabu, 16 Desember 2009

lagu rindu
* Bintang malam katakan padanya Aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi katakan padanya,Biar kudekap erat waktu dingin membelenggunya

Kembali ke: *
Reff: Tahukah engkau wahai langit aku ingin bertemu membelai wajahnya
‘Kan kupasang hiasan angkasa yang terindah hanya untuk dirinya
Lagu rindu ini kuciptakan hanya untuk bidadari hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana, ijinkan kuungkap segenap rasa dan kerinduan
Tahukah engkau wahai langit aku ingin bertemu membelai wajahnya
‘Kan kupasang hiasan angkasa yang terindah hanya untuk dirinya

blog ni terbuat karena suatu alasan yaitu tugas!!tapi begitu tugas itu selesai,tak sanggup ag hapus apapun yang ada didlm blog ni!eman2 bgt!!
kenapa dlm blog ni byk sasuke-nya coz aq cinta bgt ma tu karakter!!cooooolllll bgt!!!
the last from me:be your self!